• Berita

    Rakor Persiapan Penyusunan ANJAB ABK Sesuai PERMENPAN RB. NO.I TH.2020

    Pemerintah Kabupaten Demak dalam hal ini Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menyelenggarakan Rakor Persiapan Penyusunan ANJAB ABK sesuai PERMENPAN RB. NO.I TH.2020 yang dilaksanakan pada hari ini Kamis, 27 Februari 2020 di Gedung Grhadika Bina Praja Demak.

    Dalam Rapat Koordinasi ini menghadirkan Pengelola Kepegawaian dari masing-masing OPD di Kabupaten Demak termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak yang diwakili oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian untuk diberi pembekalan terkait menyusun Dokumen, Analisis Jabatan (ANJAB), serta Analisis Beban Kerja (ABK) yang sesuai dengan PERMENPAN RB. NO.I TH.2020.

    Diharapkan dengan adanya Rapat Koordinasi ini masing-masing OPD dapat menyerahkan hasil penyusunan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.

  • Berita,  Bidang 1

    Pengawasan di PT. GLORY INDUSTRIAL

    Agar terjamin pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam undang – undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingungan Hidup dalam upaya pelaksanaan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, maka diperlukan upaya pengendalian yang bijak dalam pemanfaatan dan/atau eksploitasi sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu daerah atau negara, baik itu berupa sumber daya alam tambang, pariwisata, serta kegiatan-kegiatan lain yang berpotensi menghasilkan pencemaran lingkungan.

    Pada hari ini Kamis, 27 Februari 2020 (27/02/20) Satgas Pengawasan Lingkungan Hidup, Kasi Pengaduan & Penegakan Hukum Lingkungan beserta staf dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak didampingi perwakilan dari PT. GLORY INDUSTRIAL melaksanakan Pengawasan Lingkungan Hidup di PT. GLORY INDUSTRIAL, Jl. Raya Semarang-Demak Km. 18 Desa Dukun Kec. Karang Tengah Kab. Demak.

    Kegiatan ini dilaksanakan untuk memverifikasi data dokumen lingkungan dan informasi berupa fakta yang menggambarkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup di kegiatan usaha terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup serta perizinan yang terkait maupun dokumen lingkungan.

  • Berita

    Rakor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Kabupaten Demak

    Dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian serta mencegah penyakit menular dan tidak menular khususnya di kabupaten Demak, Pemkab Demak melalui Dinas kesehatan Kabupaten Demak menggelar Pertemuan koordinasi Lintas Sektor Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tingkat Kabupaten Demak tahun 2020, di Gedung Gradhika Bina Praja Demak, Rabu,(26/02/20).

    Hadir secara langsung Bupati Demak, HM Natsir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Dr. Singgih Setyono, M.Kes, Forkopimda Kabupaten Demak serta para Kepala Puskesmas dan PKK se Kabupaten Demak.

    Dalam Sambutannya, Bupati Demak HM Natsir mengatakan Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang menjadi tanggung jawab setiap orang, keluarga, masyarakat. Oleh karenanya, upaya peningkatan kesehatan harus dilakukan secara berkesinambungan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat utamanya dalam bentuk pencegahan penyakit.

    ”Saya berharap, selepas kegiatan ini kita bisa bergerak bersama, menyatukan langkah untuk bisa menurunkan angka kesakitan dan kematian penyakit menular. Terus berikan pemahaman dan masyarakat terkait cara penularan dari penyakit tersebut. Jangan pernah bosan untuk menyadarkan masyarakat bagaimana mencuci tangan dengan benar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan kunci dari menangkal segala jenis penyakit menular”, Ungkapnya.

    Sementara itu, dalam pengarahannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, dr. Singgih Setyono mengatakan lima penyakit menular terbesar di Kabupaten demak yaitu TBC, DBD, HIV, AIDS, LEPTOSPIROSIS dan FILARIASIS. Menurutnya, ada empat faktor yg mempengaruhi status kesehatan pribadi dan masyarakat yaitu lingkungan, perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan genetik atau keturunan.

    “Untuk memberikan Solusi dari persoalan ini yaitu dengan komitmen Semua Pihak, Kendalikan Faktor-faktor utama yang mempengaruhi status kesehatan, Lakukan secara masif trus menerus di semua lapisan masyarakat, penilaian desa sehat dan kecamatan sehat”.

    Data penyakit menular Kabupaten Demak tahun 2019 tertinggi yaitu kecamatan Bonang, dengan Kasus peyakit TBC 124 orang, DBD 19 orang, HIV 1 orang, Lepto 15 orang dan Filariasis tahun1995 sampai 2020 sebanyak 11 orang. (Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Demak)