• Berita

    Pemkab Demak Serius Lakukan Pencegahan Penyebaran COVID-19

    Pada dini hari tadi minggu 29 /3 tadi sebagaimana disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Dwi Heru Asianto, bahwa telah datang lebih dari 100 orang/santri pemudik yg datang di Demak, mereka hampir sebagian besar adalah para santri yg mengaji di Rembang. Kedatangan mereka langsung di lokalisir di terminal Demak agar dapat di lakukan pemantauan kesehatan oleh Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Demak. Sampai dengan pagi ini tim satgas yg terdiri dari TNI, POLRI, ASN, PMI dan sukarelawan masih stanby bertugas di terminal.(kominfo)

  • Berita

    HIMBAUAN BUPATI dan KAPOLRES DEMAK BAGI PEMUDIK

    Gugus Satuan Tugas Penanggulangan Wabah Penyakit Covid-19 / Corona Kabupaten Demak menghimbau untuk warga Demak yang berada diluar kota di himbau untuk tidak pulang kampung halaman atau mudik. Hal ini sosialisasikan dalam upaya mencegah penularan virus corona.
    Bukan tanpa alasan pelarangan mudik yang dilakukan pemerintah , pasalnya hasil tracking yang dilakukan terhadap pasien positif corona menyebutkan beberapa tertular dari daerah lain.

    Sementara tidak menutup kemungkinan akan ada pekerja luar kota yang pulang kampung secara diam diam, sebab belum ada aturan yang melarang untuk mudik. Mengantisipasi terjadinya hal tersebut pemerintah kabupaten Demak bekerja sama dengan Polres, kodim, PMI, BPBD dan relawan mendirikan pos atau bilik penyemprotan bagi pemudik asal Demak di Terminal Demak.
    Bupati HM. Natsir dilokasi Sabtu (28/3) menyampaikan “Bagi warga Demak yang berada di luar kota kami mohon untuk sementara waktu jangan pulang dulu, bila anda berkeinginan keluarga dan saudara dirumah sehat tanda tertular virus. Dan bila sudah terlanjur pulang saya harap turun di terminal Demak jangan turun di sepanjang jalur pantura Demak”. Jelas bupati.

    ” Sehingga para pemudik yang turun di terminal akan mendapatkan fasilitas penyemprotan disentifiktan dengan masuk ke dalam tenda. Petugas siap melayani seluruh pemudik” tamabah bupati.

    Selanjutnya Kapolres Demak AKBP. R Fidelis Purna Timoranto menyampaikan pula bahwa, gugus satuan tugas siap Memberikan Fasilitas Kepada Masyarakat Demak Dan Seluruh Perantau Yang Akan Kembali Ke Kabupaten Demak Untuk Membersihkan Diri Dalam Bilik Sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan Dan Cuci Tangan Dengan Menggunakan Sabun Antiseptik.

    Dari data pantauan corona update terakhir pukul 22.00 wib untuk Demak ODP 120 0rang, PDP 3 orang dan kasus terkonfirmasi virus 0 atau nihil.

    Beberapa Himbauan dari tim gugus tugas yang wajib dilakukan oleh pemudik yakni

    1. Pemudik wajib melapor kepada RT/ RW setempat untuk diteruskan kepada kepala desa dan bidan desa setempat.

    2.berdasarkan laporan tsb Petugas kesehatan akan mengunjungi rumah saudara untuk dilakukan pemantauan/ pemeriksaan kesehatan

    3. Warga sekitar harap tetap tenang dan membantu memberikan informasi kepada bidan desa setempat dan pemerintah desa, bila ada tetangga yg berasal dr luar daerah.

    4. Kepada para pemudik agar melaksanakan karantina mandiri di rumah masing2 selama 14 hari sejak kedatangan.

  • Berita

    Sholat Jumatan Di MAD, Takmir Sediakan Protokol Kesehatan Covid-19

    Masjid Agung Demak pada jumat, (27/3) tetap melaksanakan sholat jumatan. Namun pelaksanaan sholat jumatan kali ini tidak seperti biasanya, jamaah yang datang harus melalui satu pintu utama di depan masjid. Para jamaah yang akan memasuki halaman masjid harus melalui 2 tahapan pemeriksaan. Didepan pintu utama berdiri tenda ukuran 3 x 3 meter yang tertutup plastik tebal transparan yang berfungsi sebagai ruang pemeriksaan jamaah. Dalam ruang tenda ditempatkan petugas kesehatan TNI dari Kesdam lV Diponegoro dan Kodim 0716 Demak.

    Satu-persatu jamaah masuk kedalam tenda dan berdiri di depan 2 kipas angin besar sembari berputar pelan. Selanjutnya diarahkan untuk menuju pintu utama untuk diperiksa petugas medis dari dinas kesehatan dan puskesmas dengan alat pemeriksa suhu badan, tahapan berikutnya jamaah diseterilkan kedua tanganya dengan disemprot handsanitiser.

    Protokol kesehatan covid-19

    Pelda Nurondi dari tim Kesehatan Kodam yang bertugas di lokasi mengatakan, pihak takmir masjid agung bekerja sama dengan TNI kodim dan pihak dinas kesehatan membentuk satgas protokol kesehatan covid-19 dalam pelaksanaan sholat jumatan ini.

    Salah satu anggota takmir M. Harso menjelaskan, sebelum sholat diumumkan beberapa aturan yang wajib dipatuhi jamaah demi menciptakan kesehatan.
    ” Sholat jumatan tetap dilaksanakan, namun pihak kami juga menyiapkan protokol kesehatan covid-19. Kita menghormati instruksi pemerintah, untuk itu pelaksanaan jum’atan harus memenuhi standar aturan kesehatan dari pemerintah. Sebelumnya Takmir membentuk satgas khusus untuk antisipasi, mulai masuk area masjid / gerbang utama, pengaturan shof nya, hingga tata cara khotib dan sholat, seusai sholat dimohon untuk tidak berlama lama dzikir, cukup berdoa “. Jelanya.

    Ditambahkanya bahwa pelaksanaan jumatan takmir menyediakan 2 tempat yang terpisah. Bagi jamaah yang suhu badannya standar dan di bawah 38° dipersilahkan memasuki masjid, namun suhu badan yang melebihi standar dipisahkan ditempat yang disediakan khusus sisi timur masjid agung.
    ” untuk saat ini tidak menggunakan pengeras suara luar hanya pengeras suara dalam masjid. Dan waktu khotbah juga dibatasi dengan durasi pendek. Adapun Imam sholat Jumat KH. Ahmad Mualimin, AH, Khatib : KH. Abdul Aziz Musyaffa sedangkan Muadzin Farichin Salim, M.Pd”, M. Harso. (kominfo)