• Berita,  Foto Kegiatan,  Galeri

    Pertemuan Rutin Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak

    Kegiatan dan pertemuan rutin anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Demak (DLH Kabupaten Demak) dilaksanakan di Rumah Makan dan Pemancingan Suharno 1 Blater, Krandengan, Jimbaran, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah 50661 pada hari jum’at tanggal 21 Juni 2019. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan dihadiri oleh seluruh anggota DWP DLH Kabupaten Demak.

    Kegiatan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak (DWP DLH Kabupaten Demak) ini adalah pertemuan rutin satu bulan sekali dengan berpakaian bebas dan rapi dari para pengurus DWP DLH Kabupaten Demak. Agenda kegiatan dan pertemuan rutin ini untuk membina dan mempererat tali silaturahim antara pengurus dan anggota DWP DLH Kabupaten Demak. Selain itu agenda DWP DLH Kabupaten Demak ini adalah pisah, sambut untuk pengurus DWP DLH Kabupaten Demak yang suaminya di mutasi ke Dinas lain.

    Selain itu agenda kegiatan DWP DLH Kabupaten Demak pada 21 Juni 2019 ini adalah Halal Bihalal para pengurus DWP DLH Kabupaten Demak. Dalam pertemuan rutin  ini diharapkan para pengurus DWP DLH Kabupaten Demak kedepannya bisa semakin kompak,harmonis, dan tentram.

     

  • Berita,  Foto Kegiatan,  Galeri

    Halal Bihalal Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak

    Halal bi halal sudah menjadi tradisi di Indonesia. Walaupun kata halal bi halal merupakan kata dari Bahasa Arab, namun orang Arab tidak akan mengerti maknanya karena halal bi halal ini hanya ada di Indonesia dan merupakan kreasi sendiri orang Indonesia.

    Makna halal bi halal bertujuan untuk menciptakan keharmonisan antar sesama manusia terutama para pegawai dan para kepala atau ketua di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak.

    Makna halal bi halal yaitu silaturahmi dan saling memaafkan. Seperti yang telah dilakukan keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak pada hari Senin tanggal 10 Juni 2019, halal bi halal kegiatan silaturahmi ini sering dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup.

    Dengan bersalaman mengandung pesan :

    – Menyebarkan nilai perdamaian

    – Simbol saling memaafkan

    Makna halal bi halal tentunya lebih dipahami oleh orang Indonesia sebagai pencetus istilah halal bi halal ini. Walaupun kata tersebut diambil dari Bahasa Arab, halal bi halal merupakan kreasi orang Indonesia dari zaman dulu. Kata ini dipakai sebagai pengganti istilah silaturahmi dan telah menjadi tradisi di Indonesia saat lebaran.

    Halal merupakan lawan kata dari haram. Jadi dari segi hukum makna halal bi halal memberikan kesan bahwa akan terbebas dari dosa seseorang yang melakukannya. Jadi makna halal bi halal menurut tinjauan hukum, membuat sikap yang haram menjadi halal atau tidak berdosa lagi. tentunya hal ini harus didukung dengan saling memaafkan secara lapang dada.

    Selain itu, kata halal menurut tinjauan bahasa atau linguistik berasal dari kata halla atau halala. Makna halal bi halal dalam hal ini adalah menyelesaikan masalah atau kesulitan, meluruskan benang kusut, mencairkan yang membeku, melepaskan ikatan yang membelenggu. Dengan melaksanakan halal bi halal untuk silaturahmi dan saling memaafkan, maka seseorang akan menemukan hakikat idul fitri.

    credit : https://www.liputan6.com/ramadan/read/3982118/ini-makna-halal-bi-halal-berdasarkan-al-quran-dan-hadits