• Berita,  Bidang 2,  Foto Kegiatan

    Pemberian Materi Tentang Pengelolaan Sampah dan Ecobrick bagi Calon Peserta Jambore Daerah

    Plastik adalah bahan yang melekat erat dengan kehidupan manusia. Hampir di setiap sisi kehidupan manusia, mulai dari hal-hal terkecil seperti pembungkus makanan hingga peralatan rumah tangga. Plastik berasal dari residu pengolahan minyak bumi yang kemudian diolah kembali dengan mencampurkan bahan-bahan kimia tertentu sehingga menghasilkan biji-biji plastik yang siap digunakan sebagai bahan baku pembuatan plastik. Plastik sendiri merupakan bahan yang sangat sulit terurai oleh alam, perlu waktu ribuan tahun untuk menguraikan plastik di alam. Plastik tidak akan hilang meskipun dibakar melainkan berubah bentuk menjadi lebih kecil yang disebut micro plastick, bahan ini dapat berbahaya jika tercampur pada tanah dan air karena akan menjadi racun jika tercampur di air dan masuk kedalam tubuh manusia.

    Untuk itulah perlu pengelolaan sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, elok, rapi, dll. Maka dari itu Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak memberikan materi tentang pengelolaan sampah kepada calon peserta Jambore Daerah yang akan melaksanakan Jambore Daerah di Kabupaten Blora pada tanggal 25 – 31 Agustus 2019 nanti. Diharapkan pemberian materi tentang pengelolaan sampah kepada calon peserta Jambore Daerah dapat menjadi bekal dan wawasan untuk calon peserta Jambore Daerah di masa yang akan datang.

    Pemberian Materi tentang Pengelolaan Sampah bagi Calon Peserta Jambore Daerah dilaksanakan selama 2 hari (Sabtu dan Minggu) pada tanggal 13 Juli 2019 dan 14 Juli 2019 di Sanggar Pramuka Kabupaten Demak. Pada kegiatan ini dihadiri sebanyak 40 peserta penggalang se-Kabupaten Demak yang merupakan putra dan putri terbaik se-Kabupaten Demak, sementara itu dari Dinas Lingkungan Hidup dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan beracun dan Peningkatan Kapasitas (Kurnia Zauharoh, SE, MM), dan Kasi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (Agung Suwondo, SE).

    Selain pemberian materi kepada Calon Peserta Jambore Daerah dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dari beberapa OPD lain juga memberikan berbagai ketrampilan kepada Calon Peserta Jambore Daerah sebagai bekal Calon Peserta Jambore Daerah mengikuti Jambore Daerah di kabupaten Blora nantinya. Diharapkan pemberian materi dan ketrampilan ini dapat di aplikasikan dan dikembangkan oleh Calon Peserta Jambore Daerah.

  • Berita,  Bidang 2,  Foto Kegiatan

    Koordinasi Pengadaan Tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung Tahun Anggaran 2019

    (foto : Kegiatan Koordinas Pengadaan Tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak)

    Pengadaan tanah adalah setiap kegiatan untuk mendapatkan tanah dengan cara memberikan ganti rugi kepada yang melepaskan atau menyerahkan tanah, bangunan, tanaman, dan benda-benda yang berkaitan dengan tanah. Pengadaan tanah dapat dilakukan oleh pihak swasta dan pemerintah.

    Dalam hal ini pada hari ini Kamis (27/06/19) dilakukan Koordinas Pengadaan Tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Koordinas Pengadaan Tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak ini dilaksanakan di Balaidesa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak yang dihadiri oleh Lurah Berahan Kulon, Camat Wedung, Carik Berahan Kulon, Perangkat Desa dari Desa Berahan Kulon. Sedangkan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dihadiri oleh Sekretaris Dinas : Bapak Masruh., S.H., M.H. dan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dan Peningkatan Kapasitas : Kurnia Zauharoh., SE., MM.

    Dalam rapat Koordinas Pengadaan Tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak diharapkan kecocokan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dengan desa Berahan Kulon Tahun Anggaran 2019 sesuai agar pengadaan tanah untuk TPA Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak dapat segera terselesaikan sehingga dapat dibangun TPA yang baru dan dapat segera beroperasi.

     

  • Berita,  Bidang 2,  Foto Kegiatan

    Kunjungan Kepala Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen

    (foto : Kegiatan Kunjungan Kepala Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen)

    Sampah adalah permasalahan yang sangat serius di daerah yang padat penduduknya seperti di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen ini. Sampah menjadi masalah serius di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen yang belum paham betul cara pengolahan sampah yang baik. Kebanyakan masyarakat di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen membuang sampah dengan cara tradisional yaitu dengan membuang ke sungai atau dibakar. Begitu pula sampah yang juga tidak diolah. Akibatnya beberapa sungai yang melintasi Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen sering tersumbat oleh sampah-sampah tersebut dan berbau.

    Pada rabu tanggal (26/06/19) Kepala Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, dan tokoh masyarakat yang peduli lingkungan berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak bagaimana mengelola sampah yang baik dan benar. Bertempat di Lingkungan perum Griya RT 06 RW 07, Mangunjiwan, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak Dinas Lingkungan Hidup mengajak Kepala Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen untuk mencontoh sebagai desa yang mampu mengelola sampah dengan baik. Untuk sampah organik (sisa makanan) dapat diproses menjadi komposter dan pupuk, sedangkan untuk sampah anorganik bias dijual lewat bank sampah atau dimanfaatkan kembali menjadi bahan berguna atau bias juga bernilai seni.

    Kepala Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, dan tokoh masyarakat yang peduli lingkungan tergerak untuk mengatasi permasalahan tersebut dan ingin menciptakan Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah dan Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen yang bersih, ramah lingkungan, sehat, nyaman. Diharapkan kalau di semua Desa mau mengelola sampah (terutama sampah rumah tangga) tidak terjadi penumpukkan sampah yang mengganggu lingkungan terutama di Kabupaten Demak.