• Berita,  Bidang 1,  Bidang 3

    Verifikasi Lapangan Terkait Ajuan Rekomendasi Izin Pembuangan Air Limbah Domestik PT. Lucky Textile

    Air merupakan sumber daya alam untuk memenuhi hajat orang banyak sehingga perlu dilestarikan kemampuannya agar tetap bermanfaat bagi kehidupan manusia serta mahluk hidup lainnya. Dan dalam rangka itulah perlu kiranya dilakukan pengendalian beban limbah yang masuk ke perairan/badan air melalui perizinan membuang limbah cair.

    Pada hari rabu, 19 Februari 2020 (19/02/20) pejabat pengawas lingkungan hidup (PPLH) didampingi Kasi Pengendalian Pencemaran Lingkungan beserta staf dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak melaksanakan Verifikasi Lapangan Terkait Ajuan Rekomendasi Izin Pembuangan Air Limbah Domestik di PT. Lucky Textile Semarang, Karangrejo, Demak.

    Verifikasi Lapangan di PT. Lucky Textile Semarang, Karangrejo, Demak bertujuan untuk mengurangi beban pencemaran agar badan air atau sumber air tidak tercemar dan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sesuai dengan peruntukannya.

  • Berita,  Bidang 3

    Upaya Menjaga Ekosistem dan Biota Laut Demak Menanam 10.000 Bibit Mangrove

    Dinas Lingkungan Hidup yang diwakili langsung oleh Kepala Dinas beserta Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LH, Kasi Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan beberapa staf mengikuti kegiatan 10.000 bibit mangrove ditanam di dukuh Bogorame Desa Timbulsloko Sayung, Selasa (21/1). Penanaman bibit mangrove dilakukan bertujuan sebagai langkah melestarikan lingkungan dan biota laut. Sebab selama ini banyak penebangan pohon mangrove yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Adapun pelaksanaannya dengan menggunakan perahu nelayan para relawan dan peserta menceburkan diri ke laut untuk menanam bibit mangrove.

    Selain dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak aksi ini juga dihadiri Beberapa OPD dan terlibat secara langsung dalam penanaman bibit mangrove. Meliputi BAPEDA Prov. Jateng, BPBD Prov. Jateng, Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. Jateng, Dinas Ketahanan Pangan Prov. Jateng, Dinas ESDM Prov. Jateng, Dinas PANTARU Prov. Jateng, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jateng, Biro SDA Prov. Jateng, Biro APDP Prov. Jateng, Perwakilan BPBD Kab. Demak, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Demak, BPDASHL Pamali Jratun, Camat Sayung, Anggota TNI Kor7amil Sayung, Kapolsek Sayung beserta anggota, Kades Timbulsloko ,para relawan dan masyarakat Timbulsloko.

    “Penanaman bibit mangrove ini untuk melestarikan lingkungan dan biota laut agar tidak punah, sehingga nelayan dapat menangkap ikan di sekitar pantai Sayung”, ungkap Danramil 11/Sayung Kapten Inf Suyitno.
    Selain itu, tujuan Gerakan Penanaman Mangrove ini juga dalam rangka upaya pemulihan ekosistem mangrove dan memperbaiki abrasi air laut yang ada di wilayah pesisir jawa tengah khususnya di wilayah Kecamatan Sayung karena di wilayah Kecamatan Sayung sendiri sangat memprihatinkan kondisi lingkungan dan masyarakatnya akibat terjangan air rob, pungkas Danramil. (http://dinkominfo.demakkab.go.id/index.php/2020/01/21/upaya-menjaga-ekosistem-dan-biota-laut-demak-menanam-10-000-bibit-mangrove/)

  • Berita,  Bidang 3

    Penanaman Bibit Bantuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak di Desa Mulyorejo

    Rabu, tanggal 15 Januari 2020 Babinsa Mulyorejo Sertu Mahmuddin melaksanakan kegiatan “DESA MULYOREJO GO GREEN” penanaman pohon bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak. Pemerintah Desa Mulyorejo mengaktifkan gerakan penghijauan demi menjaga keberlangsungan lingkungan. Gerakan ini dimulai dengan penanaman pohon mahoni, pohon ketanjung, dan lain-lain.

    Hadir dalam kegiatan ini Bapak Lurah Mulyorejo, Bapak Sekdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh staf Desa Mulyorejo. “Kita lakukan penyelamatan bumi melalui kegiatan pemdes peduli penghijauan. Kita awali di lingkungan Samping penampungan air dengan menanam pepohonan,” ujar Lurah Mulyorejo H. Sutarman, Sip dalam keterangannya.

    Pohon-pohon yang ditanam di antaranya pohon buah, mahoni, ketanjung hingga tanaman keras. Gerakan penghijauan ini dipastikan tidak hanya dilakukan di Mulyorejo namun juga desa lain karena Penghijauan ini penting dilakukan guna menangani longsong, polusi udara juga krisis lingkungan

    Penanaman pohon menurut Babinsa memiliki banyak manfaat seperti menambah produksi oksigen, mengurangi CO2 dan dampak lainnya

    “Jika tanaman buah, bisa dimanfaatkan buahnya. Dengan penghijauan kita bisa terhindar dari bahaya banjir, tanah longsor/erosi. Intinya jika pohon kita sayangi maka lingkungan pun akan sayang kepada kita. Oleh karena itu maka kita hijaukan lingkungan kita.

    “Selain itu kita masih berkoordinasi lagi dengan instansi lain seperti dinas lingkungan hidup dan lainnya untuk meminta bantuan tanaman untuk di tanam di wilayah Desa Mulyorejo pada umumnya

    Belajar dari pengalaman banyaknya bencana yang terjadi yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan, maka Pemerinrah Desa Mulyorejo dan Babinsa, Bhabinkamtibmas sepakat peduli untuk menata kembali lingkungan salah satunya dengan penghijauan di lingkungan rumah, kantor, dan lingkungan lainnya.