• Berita,  Bidang 1,  Pengajuan dan Pemeriksaan UKL-UPL

    Pembahasan Formulir UKL-UPL Fly Over Ganefo Mranggen

    Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) adalah Dokumen Lingkungan Hidup (DLH) yang harus disusun oleh pelaku usaha yang kegiatan usahanya tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup. Dokumen ini akan menjabarkan proses pembangunan infrastruktur usaha (baik bangunan, instalasi pabrik, dll), kondisi tanah atau aspek geologis, jenis dampak lingkungan yang mungkin terjadi (baik berupa limbah cair, padat, gas, suara), serta cara pelaku usaha untuk mengelola dan memantau kegiatan usahanya agar dapat menekan potensi resiko kerusakan lingkungan yang dihasilkan.

    Pada hari, kamis tanggal (1/08/19) pukul 09:00 WIB di Ruang Pertemuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dilakukan pembahasan Draft Dokumen UKL-UPL Fly Over Ganefo Mranggen. Pada pembahasan Draft Dokumen UKL-UPL Fly Over Ganefo Mranggen dihadiri oleh : Dinhub, DINPMPTSP, DINPUTARU, Bappeda Litbang, SATPOL PP, Dishub Provinsi, Bina Marga Provinsi, PT.KAI, Perhutani, Camat Mranggen, Bidang 3 Dinas Lingkungan Hidup, Staf Fungsional Dinas Lingkungan Hidup,  dan dipimpin oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

    Adapun Tujuan dari Penyusunan dari UKL-UPL :

    –        Untuk mengidentifikasi kegiatan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup.

    –        Untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar  usaha dan atau kegiatan.

    –        Merumuskan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan, penanggulangan dan pengendalian dampak negatif yang terjadi akibat kegiatan pergudangan  tersebut.

    –        Merumuskan langkah-langkah  peningkatan dampak positif akibat kegiatan Pembangunan gudang tersebut.

    –         Merumuskan langkah-langkah  pemantauan lingkungan hidup untuk mengetahui efektivitas  pengelolaan lingkungan hidup  yang dilakukan.

  • Berita,  Bidang 1,  Pengajuan dan Pemeriksaan UKL-UPL

    Pembahasan Permohonan UKL-UPL Industri Manufactur Mobil dan Motor Anak Bangsa.

    (foto : Pembahasan Permohonan UKL-UPL Industri Manufactur Mobil dan Moto Anak Bangsa.)

    Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, yang selanjutnya disebut UKL-UPL, adalah pengelolaan dan pemantauan terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan. (Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan).

    Pembahasan Permohonan UKL-UPL dari PT. Industri Manufactor Mobil dan Motor Anak Bangsa yang akan dibangun di Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Dalam acara Pembahasan Permohonan UKL-UPL dari PT. Industri Manufactor Mobil dan Motor Anak Bangsa ini dilaksanakan pada hari Selasa (02/07/19) bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak.

    Pada acara Permohonan UKL-UPL dari PT. Industri Manufactor Mobil dan Motor Anak Bangsa dihadiri juga dari Satpol PP, DINPUTARU, BPN, Dinkes, dan Disnaker. Pada Permohonan UKL-UPL dari PT. Industri Manufactor Mobil dan Motor Anak Bangsa mambahas Draft dari Permohonan UKL-UPL dari PT. Industri Manufactor Mobil dan Motor Anak Bangsa.

    Adapun Tujuan dari Penyusunan dari UKL-UPL :

    –        Untuk mengidentifikasi kegiatan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup.

    –        Untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar  usaha dan atau kegiatan.

    –        Merumuskan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan, penanggulangan dan pengendalian dampak negatif yang terjadi akibat kegiatan pergudangan  tersebut.

    –        Merumuskan langkah-langkah  peningkatan dampak positif akibat kegiatan Pembangunan gudang tersebut.

    –         Merumuskan langkah-langkah  pemantauan lingkungan hidup untuk mengetahui efektivitas  pengelolaan lingkungan hidup  yang dilakukan.

  • Berita,  Bidang 1,  Pengajuan dan Pemeriksaan UKL-UPL

    Pembahasan Permohonan UKL-UPL PT. Sarana Mina Utama Abadi

    (foto : Pembahasan Permohonan UKL-UPL PT. Sarana Mina Utama Abadi.)

    Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup, yang selanjutnya disebut UKL-UPL, adalah pengelolaan dan pemantauan terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan. (Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan).

    Adapun Tujuan dari Penyusunan dari UKL-UPL :

    • Untuk mengidentifikasi kegiatan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup.
    • Untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar usaha dan atau kegiatan.
    • Merumuskan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan, penanggulangan dan pengendalian dampak negatif yang terjadi akibat kegiatan pergudangan tersebut.
    • Merumuskan langkah-langkah peningkatan dampak positif akibat kegiatan Pembangunan gudang tersebut.
    • Merumuskan langkah-langkah pemantauan lingkungan hidup untuk mengetahui efektivitas  pengelolaan lingkungan hidup  yang dilakukan.

    Sarana Mina Utama Abadi adalah sebuah industri yang bergerak di jasa pergudangan, workshop dan pusat logistic berikat (PLB) dan akan dibangun di Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Dalam acara Pembahasan Permohonan UKL-UPL dari PT. PT. Sarana Mina Utama Abadi ini dilaksanakan pada hari Rabu (03/07/19) bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak.

    Pada acara Permohonan UKL-UPL dari PT. Sarana Mina Utama Abadi dihadiri oleh Satpol PP, DINPUTARU, Dinkes, dan Disnaker. Sedang dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dihadiri oleh : Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Penataan dan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dan Peningkatan Kapasitas, dan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup.

    Sarana Mina Utama Abadi mengajukan Permohonan UKL-UPL untuk di teliti apakah sudah lengkap dan sesuai agar dapat mendapatkan rekomendasi izin operasional.