• Berita,  Bidang 3

    Sosialisasi Lomba Kampung Juara

    Pada hari ini Kamis, 30 April 2020 (30/04/20) Kasi Pengendalian Kerusakan Lingkungan Hidup menghadiri Sosialisasi Lomba Kampung Juara yang dilaksanakan di Bappeda Kabupaten Demak. Adapun pada sosialisasi ini mengangkat tema Lomba Kampung Juara Menuju Demak Bebas Kumuh 2020.

    Adapun latar belakang Lomba Kampung Juara ini adalah sebagai berikut :

    • Permukiman kumuh tidak hanya permasalahan tidak layaknya sarana dan prasarana yang ada, tetapi perilaku masyarakat yang tinggal didalamnya juga sangat berpengaruh.
    • Lomba merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat  kebersamaan  dan kebanggaan terhadap lingkungan permukimannya.
    • Kebanggaan terhadap lingkungannya, akan mendorong masyarakat nya untuk terus merawat dan mengembangkan lingkungan permukimannya.
    • Perlunya mendorong kegiatan penanganan kumuh menjadi gerakan yang semakin luas di masyarakat dan Pemerintah.
    • Membangun lebih mudah daripada merawat apalagi mengembangkannya, sehingga perlu ada upaya untuk memotivasi  perawatan dan pengembangan lingkungan permukiman.

    Sedangkan tujuan dilaksanakan Lomba Kampung Juara ini adalah sebagai berikut :

    • Kegiatan tahunan bagi pegiat pemukiman
    • Menjadi panggung keberlanjutan bagi kampung-kampung yang sudah dilakukan penanganan kumuh.
    • Munculnya kampung-kampung impian baru dari program/pendanaan yang lain atau swadaya masyarakat.
    • Merubah wajah kota dan menjadi salah satu upaya meraih ADIPURA. Mempersiapkan PEMDA untuk mengikuti Lomba Hari Habitat di Propinsi Jateng.

    Adapun untuk kriteria, syarat peserta, dan cara pendaftaran dapat di unduh di sini : https://drive.google.com/drive/folders/10KiTxTndMKUj68DsblTxU72l4b2mgL6C?usp=sharing

  • Berita,  Bidang 2

    Verifikasi Lapangan Izin TPLB3 di RSPA Mranggen

    Dalam melakukan penanganan terhadap limbah, penting untuk diketahui bahwa ada jenis-jenis limbah yang ternyata sangat mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. Jenis limbah tersebut kerap disebut dengan istilah limbah B3.

    Kata B3 merupakan akronim dari bahan beracun dan berbahaya. Oleh karena itu, pengertian limbah B3 dapat diartikan sebagai suatu buangan atau limbah yang sifat dan konsentrasinya mengandung zat yang beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainnya.

    Bertempat di RSPA Mranggen, Kasi Pengawasan Limbah B3 (Kuswati, SKM, M.Kes) dan Staf dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak melakukan verifikasi lapangan terkait izin TPLB3 pada Kamis (30/04/20). Pada tahapan verifikasi ini TPS limbah B3 meliputi bangunan, sarana, penempatan limbah B3 sesuai dengan jenis dan karakteristiknya. Diharapkan Penyimpanan Limbah B3 adalah “ Mencegah terlepasnya limbah B3 ke lingkungan sehingga potensi bahaya terhadap manusia & lingkungan dapat dihindarkan ”.

  • Berita,  Bidang 2,  Bidang 3

    Rapat Pemberian Ganti Kerugian Uang Pengadaan Tanah Tahap lll

    Bertempat di Kantor Pertanahan Kabupaten Demak, hari ini Kamis, 30 April 2020 (30/04/20) Dinas Lingkungan Hidup menghadiri undangan dari Badan Pertanahan Kabupaten Demak dalam rangka Rapat Pemberian Ganti Kerugian Uang Pengadaan Tanah Tahap lll.

    Dari Dinas Lingkungan Hidup dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Drs. Agus Musyafak, M.Si), Sekretaris Dinas (Masruh, SH, MH), Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 & Peningkatan Kapasitas (Kusdarmawan, S.Sos, M.Si), serta Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LH (Arso Budiyatno, ST).

    Pada kegiatan rapat ini luas tanah yang akan dibangun tempat pemrosesan sampah yaitu 105.200 m2 dan atas pemberian ganti kerugian uang pengadaan tanah tahap III diserahkan kepada 3 orang yaitu : H. Kolidin, H.Rakimin, dan Kastri.

    Adapun total biaya pemberian ganti kerugian uang pengadaan tanah tahap lll adalah sebesar Rp 5.840.329.000,-.