• Berita,  Bidang 2

    Penyerahan Limbah Potensi COVID-19 di Titik Kumpul

    Kasi Pengawasan Limbah B3 menyerahkan limbah potensi COVID-19 (masker dan hand gloves) di Titik Kumpul yaitu di RSUD Sunan Kalijaga pada hari Rabu, 06 Mei 2020 (06/05/20).

    Adapun ini dilakukan sebagai upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak dalam rangka mendukung Pemkab Demak dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Kabupaten Demak.

    Adapun nantinya limbah potensi COVID-19 dari seluruh OPD di Pemkab Demak akan dikirimkan ke RSUD Sunan Kalijaga dan RSPA Mranggen sebagai tempat pengumpulan limbah potensi COVID-19 yang selanjutnya akan diambil oleh pengolah limbah B3 yang berizin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) yang telah ditunjuk oleh Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.

  • Berita,  Bidang 2

    Verifikasi Lapangan Izin TPLB3 PT.TECHPACK ASIA Karangawen

    Bertempat di PT.TECHPACK ASIA Karangawen, Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 & Peningkatan Kapasitas, Kasi Pengawasan Limbah B3 dan Staf dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak melaksanakan verifikasi lapangan terkait izin TPLB3, Rabu (06/05/20).

    PT.TECHPACK ASIA Karangawen, beralamat di  Jl. Raya Karangawen Km 18 Karangawen Demak merupakan perusahaan manufaktur kelas dunia dengan kualitas tinggi & solusi kemasan yang inovatif yang mengkhususkan diri dalam bidang kemasan kosmetik kecantikan dan merupakan bagian dari group Albea yang berpusat di Perancis.

    Adapun pada verifikasi lapangan ini PT.TECHPACK ASIA Karangawen dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak telah melaksanakan social distancing untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan cara menempati tempat duduk yang sudah di beri tanda silang.

    Sementara itu tujuan dari dilaksanakannya verifikasi teknis ke lapangan dilakukan dengan melihat aspek teknis bangunan TPS Limbah B3 sesuai dengan peraturan yang berlaku menuju usaha dan/atau kegiatan yang taat terhadap peraturan di bidang lingkungan hidup untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup. 

  • Berita

    Patuhi Imbauan, Masjid Agung Demak Tiadakan Tarawih dan Jumatan

    Takmir Masjid Agung Demak mulai pekan ini telah meniadakan sholat tarawih dan sholat jumat. Pemberitahuan tersebut disampaikan melalui pengumuman yang telah disampaikan pengurus takmir seusai sholat jumat pekan lalu. Kendati demikian pihak takmir juga menyampaikan pengumuman melalui spanduk yang dipasang pada pintu gerbang masjid.

    Adapun isi pengumuman dalam spanduk tersebut bertuliskan, ‘ Saudaraku kaum muslimin muslimat yang tercinta, Takmir Masjid Agung Demak mohon maaf sebesar besarnya karena sementara waktu tidak dapat melayani dan memfasilitasi beberapa kegiatan peribadatan ( Jumatan, Tarawih, Sholat Tasbih dan Tadarus) yang biasa dilakukan dalam Kondisi Normal. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, Takmir Masjid Agung Demak mengikuti arahan dan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah. Dengan harapan situasi ini pulih seperti semula dan semoga musibah ini tidak berlangsung lama ‘.

    Ketua Takmir Abdulah Syifak melalui anggota M. Harso, Rabu (6/5) menyampaikan, untuk sementara waktu kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang ditiadakan. Hal ini terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Terbatas (PSBT) yang telah dikeluarkan oleh Pemkab.

    ” Ibadah yang melibatkan banyak orang seperti tarawih, jumatan, tadarusan sementara ditiadakan di masjid agung. Namun masyarakat masih bisa melaksanakan ibadah tersebut dirumah saja sebagai bentuk implementasi jaga jarak dan menghindari kerumunan banyak orang guna mencegah penularan virus corona” jelas Harso.

    Patuhi imbauan

    Keputusan takmir tersebut menunjukan kepatuhan atas imbauan Pemkab Demak untuk meniadakan kegiatan keagamaan dengan melibatkan banyak orang untuk menghindari penyebaran Covid. Imbauan yang tertuang dalam Surat Edaran ( SE) bupati Demak nomor 450.1/1 tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan ( terutama kegiatan keagaman) yang melibatkan massa ditengah pandemi Covid-19 diwilayah Demak.

    Diketahui sebelumnya di Masjid buatan Wali Songo ini masih melaksanakan sholat Jumat dan Tarawih dengan menerapkan Protocol Kesehatan Covid-19. Meski Ibadah berjamaah dilakukan sambil menunggu perkembangan yang terjadi terkait pandemi virus. Bila situasi semakin memburuk maka pihak takmir menyesuaikan keadaan.

    ” Kondisi pandemi yang masih terus berjalan dan belum menunjukkan kearah yang membaik, maka pihak takmir mengambil keputusan tersebut. Namun untuk sholat lima waktu berjamah masih tetap berjalan meskipun jamaahnya tidak banyak ” kata Harso.

    Sementara itu pantauan dari situs Corona.demakkab.go.id update terakhir Selasa (5/5) jam 19.00 wib, mencatat Positif Covid 14 kasus dengan keterangan 2 dirawat di RS Demak, 12 isolasi dirumah, 6 sembuh dan 2 meninggal. Sedangkangkan PDP 30 pasien dengan rincian 3 pengawasan dan 27 selesai pengawasan. Adapun ODP 673 keterangan 48 proses pemantauan dan 625 selesai pemantauan. (kominfo).