• Berita,  Bidang 1,  Bidang 2,  Bidang 3

    Dinas Lingkungan Hidup Lakukan Pengambilan Sampah COVID-19 Hari Ketigapuluh Dua

    Pada hari ini Jum’at, 3 Juli 2020 (03/07/20) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak melaksanakan Pengambilan Sampah COVID-19 yang berada di Wisma Khasanah dan BKPP.

    Sama seperti hari sebelumnya, hari ini Dinas Lingkungan Hidup mengirimkan 4 petugas dari masing-masing bidang dan 1 pengawas untuk memantau kegiatannya agar terlaksana dengan baik dan sesuai SOP COVID-19.

    Pada pengambilan sampah COVID-19 petugas pengambil sampah mengenakan APD serta melaksanakan protokoler sehingga diharapkan tidak tertular.

    Adapun giat Pengambilan Sampah Limbah B3 Potensial Covid 19, pada hari Jum’at, 3 Juli 2020, oleh Karyawan Dinas LH Kab Demak, dengan jumlah karyawan yg di karantina sebanyak 60 orang, dengan rincian sebagai berikut :

    1. Wisma Khasanah pasien yang di karantina sebanyak 20 orang, dengan rincian = 6 laki-laki & 14 perempuan
    2. BKPP dengan pasien yang di karantina sebanyak 40 orang, dengan rincian = 11 laki-laki & 29 perempuan ;
    3. Sampah Potensian Covid yang diperoleh pada :
      Hari Jum’at, 3 Juli 2020, sebanyak 186.7 kg.
  • Berita

    Kementerian Lingkungan Hidup Luncurkan Disinfektan Organik dari Cuka Kayu

    Litbang Kementerian Lingkungan Hidup Adison, CEO Koprabuh Yohanis Walean, Presiden Direktur PT Skipjack Teknologi Indonesia Jack Rahman, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Winarni Monoarfa, dan Founder Koprabuh Tjan Thwan Nio berbincang di sela acara peluncuran disinfektan organik dari cuka kayu, inovasi anak bangsa, di Jakarta, Rabu (1/7/2020).

    Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bekerja sama dengan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) telah menciptakan disinfektan alami yang terbukti sangat aman bagi kesehatan manusia. Hasil inovasi anak bangsa ini berupa produk dengan merek Deasep. Berbahan baku dari cuka kayu, produk dengan bahan baku organik ini tanpa menggunakan alkohol dan bahan kimia apapun. 

  • Berita

    Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Sebut Tahun Ini Pembagian Hewan Kurban Tetap Pakai Besek

    Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tetap akan memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan saat pembagian hewan kurban.

    Seperti tahun lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggantikan wadah pembagian hewan kurban dengan besek yang di distribusikan oleh Pasar Jaya.

    “Selama Idul kurban sedari tahun lalu kami mendorong warga untuk menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan ga lagi pakai plastik, tahun lalu kita pakai besek, daun pisang. Itu kita tetapkan lagi tahun ini,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih, Kamis (2/7/2020).

    Menurut Andono, jika saat ini memang terus dilakukan sosialisasi secara menyeluruh agar masyarakat mulai mengurangi kantong plastik.

    Kendati demikian memang untuk plastik kemasan belum dilakukan larangan.

    “Sebetulnya di pergub 142 ini yang dilarang adalah kantong kresek yang itu ya, bukan kemasan transparan untuk makanan atau sayuran, itu belum dilarang,” katanya.

    Sebelumnya Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Dinas KPKP) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah permintaan dan pemotongan hewan kurban juga mencegah terjadinya cluster baru covid-19.

    Salah satu di antaranya wilayah yang masuk ke dalam zona merah akan dialihkan ke lokasi pemotongan hewan yang telah ditentukan atau ke rumah pemotongan hewan.

    “Untuk daerah yang sangat padat penduduk dan daerah yang ditetapkan sebagai zona merah, pemotongan hewan kurban dipindahkan ke Rumah Potong Hewan dan atau fasilitas pemotongan yang telah ditetapkan,” kata Kepala Dinas KPKP, Darjamuni, Kamis (2/7/2020).

    Selain itu, lokasi penampungan dan pemotongan hewan kurban ditetapkan oleh Bupati atau Walikota dengan memperhatikan Pergub Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar pada masa Transisi Menuju Masyarakat Aman, Sehat dan Produktif;

    Selain itu pedagang Hewan kurban yang akan berjualan di Provinsi DKI Jakarta harus mengajukan perijinan pemasukan ternak melalui DPMPTSP tingkat Kota, yakni melampirkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan hasil uji laboratorium negatif anthraks. (JOS).