Berita,  Bidang 2

Konsultasi Pengelolaan Sampah dari Kecamatan Sayung antara lain Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari

(foto : Konsultasi Pengelolaan Sampah dari  Kecamatn Sayung antara lain Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari)

Sampah merupakan masalah publik yang semakin serius di Indonesia karena tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini semakin runyam ketika budaya jorok dan cuek masyarakat Indonesia sulit sekali diubah, meskipun dampaknya sering menyebabkan rusaknya lingkungan, menjadi sumber penyakit menular, menjadi penyebab banjir dsb. Kebanyakan masyarakat di Indonesia terutama di Desa yang ada di Kabupaten Demak membuang sampah dengan cara tradisional yaitu dengan membuang ke sungai atau dibakar. Begitu pula sampah yang juga tidak diolah.

Didalam Peraturan Daerah Kabupaten Demak Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kabupaten Demak, disebutkan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup bertujuan untuk mewujudkan lingkungan hidup daerah yang baik dan sehat. Sasaran perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tersebut diantaranya adalah terwujudnya Slogan Demak BERAMAL (Bersih, Elok, Rapi, Anggun, Maju,

Aman dan Lestari). Slogan BERAMAL berdasarkan Keputusan Bupati Demak Nomor 050/415/1998 merupakan slogan pemerintah Kabupaten Demak sebagai komitmen dalam menciptakan wilayah yang bersih, sehat, dan teduh sebagai bentuk implementasi wilayah yang berwawasan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan. Konsultasi Pengelolaan Sampah dari Kecamatan Sayung antara lain

(foto : Konsultasi Pengelolaan Sampah dari  Kecamatn Sayung antara lain Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari)

Pada jumat tanggal (28/06/19) Kepala Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, dan Desa Kalisari berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak bagaimana mengelola sampah yang baik dan benar. Bertempat di Lingkungan perum Griya RT 06 RW 07, Mangunjiwan, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Dinas Lingkungan Hidup mengajak Kepala Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari untuk mencontoh perum Griya RT 06 RW 07, Mangunjiwan, Kecamatan Demak, sebagai desa yang mampu mengelola sampah dengan baik. Jadi sampah organik dimasukkan komposter nanti jadinya pupuk kompos, sedangkan untuk sampah anorganik bias dijual lewat bank sampah atau dimanfaatkan kembali menjadi bahan berguna atau bias juga bernilai seni.

(foto : Konsultasi Pengelolaan Sampah dari  Kecamatn Sayung antara lain Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari)

Kepala Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, Desa Kalisari, tergerak untuk mengatasi permasalahan tersebut dan ingin menciptakan Desa Bulusari, Desa Karangasem, Desa Dombo, Desa Gemulak, dan Desa Kalisari yang bersih, ramah lingkungan, sehat, nyaman. Diharapkan kalau di semua Desa mau mengelola sampah (terutama sampah rumah tangga) tidak terjadi penumpukkan sampah yang mengganggu lingkungan terutama di Kabupaten Demak. Serta agar terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, indah, teduh, hijau dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *